Bagan Organisasi

Posted by admin On Agustus 17, 2016 ADD COMMENTS

1. Penggunaan Bagan Organisasi
“Sebuah foto lebih jelas daripada seribu kata” merupakan pepatah yang sudah lazim. Walaupun tidak seluruhnya benar, namun terdapat segi yang mengandung kebenaran manakala pepatah itu tersebut diterapkan pada masalah penggunaan bagan organisasi dalam melukiskan sebuah organisasi.
Struktur organisasi akan nampak lebih jelas dan tegas apabila dituangkan dalam bagan organisasi dan akan memberikan pengertian yang mudah mengenai organisasi yang bersangkutan. Para analis organisasi tidak jarang mendapatkan bahwa beberapa pekerja tidak mengetahui dengan pasti apa yang harus mereka kerjakan atau untuk siapa mereka bekerja. Kadang-kadang pekerjaan tertentu tidak pernah diserahkan secara khusus; dalam peristiwa lain dua orang atau lebih merasa ditugaskan untuk melakukan pekerjaan yang sama. Kadangkadang para bawahan percaya mereka bertanggung jawab kepada seorang atasan, padahal dalam kenyataan mereka bertanggung jawab kepada atasan yang lain. Dalam peristiwa yang lain seorang supervisor berpendapat orang-orang tertentu bekerja untuknya padahal sesungguhnya tidak demikian halnya. Dalam mengatasi kesalahpahaman atau kekurang jelasan mengenai posisi manajerial dalam organisasi ini penggunaan bagan organisasi lazimnya dapat sangat membantu.
Di samping manfaat bagan organisasi yang sangat besar tersebut harus diingat bahwa bagan organisasi hanya sekedar salah satu alat saja daripada organisasi sebagaimana dikatakan oleh Ernest Dale : Chart and job description are only tools for describing the current organization or a proposed one” (Bagan dan perincian pekerjaan adalah sekedar alat untuk menjabarkan suatu organisasi yang ada atau yang diusulkan. Demikian pula Franklin G. Moore mengemukakan bahwa “Organization charts are useful tools of management because they show departements and line of authority”. (Bagan-bagan organisasi adalah alat-alat yang berguna dari manajemen karena mereka menunjukkan satuan-satuan organisasi dan garis wewenang).
Dengan adanya bagan organisasi tidak berarti segala macam hubungan, lebih-lebih hubungan informal dapat dilihat. Banyak perincian kecil-kecil dan antarhubungan yang hidup dalam operasi organisasi misalnya saja hubungan kerja sama, saling tukar menukar ide antarunit organisasi dan lain-lain tidak dapat digambarkan.
Drs. Sutarto dalam Buletin Balai Pembinaan Administrasi Negara No. 3/1973 menulis bahwa dari bagan organisasi dapat diperoleh kegunaan sebagai berikut :
a. dapat untuk mengetahui besar kecilnya organisasi;
b. dapat untuk mengetahui satuan-satuan organisasi apa saja yang ada;
c. dapat untuk mengetahui garis-garis saluran wewenang dan tanggung jawab;
d. dapat untuk mengetahui perincian aktivitas masing-masing satuan organisasi;
e. dapat untuk mengetahui setiap jabatan yang ada;
f. dapat untuk mengetahui perincian tugas setiap pejabat;
g. dapat untuk mengetahui nama, pangkat, golongan pangkat para pejabat;
h. dapat untuk mengetahui jumlah pejabat;
i. dapat untuk mengetahui foto pejabat;
j. dapat untuk mengetahui kedudukan serta pengelompokan satuan-satuan organisasi;
k. dapat untuk menilai apakah sesuatu organisasi telah menerapkan beberapa asas organisasi dengan baik, misalnya dapat diketahui dengan jelas ketepatan rentangan kontrolnya, jenjang organisasinya, keseimbangan kedudukan satuan organisasi, keseimbangan perincian aktivita atau tugasnya.
Kegunaan tersebut di atas dapat diperoleh secara sendiri-sendiri atau secara bersama.
1. Pengertian Bagan Organisasi
Sebagaimana halnya mengenai masalah-masalah organisasi lainnya tentang bagan organisasi ini pun para ahli memberikan definisi yang berbeda satu sama lain tergantung pada sudut pandangan masing-masing.
Sebagai contoh dikemukakan beberapa definisi:

a. William R. Spiegel Ph.D, and Richard H Lansburgh
“An organization chart strives to portray graphically the structural relationship between the various departements and position in the enterprise”.
(Satuan bagan organisasi mengikhtiarkan untuk menggambarkan seperti lukisan hubungan struktur antara bermacam-macam satuan organisasi dan kedudukan dalam perusahaan).
b. Ralph Currier Davis
“An organization chart is a graphic or semi graphic presentation of certain information concerning functions, functional groupings and lines of responsibility, authority and accountability in the organization”.
(Suatu bagan organisasi adalah suatu grafik atau semi grafik yang menunjukkan keterangan-keterangan yang pasti tentang fungsifungsi, pengelompokan-pengelompokan fungsi dan garis tanggung jawab, wewenang, dan akuntabilita dalam organisasi).
c. Henry G. Hodges, Ph.D
“The chart is the structural design of the organization”. (Bagan adalah rancangan struktur dan organisasi)
d. Louis A. Alien
“The organization chart is a graphic means of showing organization data”.
(Bagan organisasi adalah suatu alat yang melukiskan dengan nyata yang menunjukkan data organisasi).
e. Dalton E. Me. Farland, M.P.A., Ph. D
“An organization chart is a type of record showing the formal organization relationship which executive intend to prevail. It show who supervise whom and who the various units are related to each other. It shows the main line of comumunication, the downward flow of authority and responsibility, and the upward flow of accountability”. (Suatu bagan organisasi adalah suatu tipe catatan yang menunjukkan hubungan – hubungan formal dalam organisasi yang para pejabat bermaksud akan memperlakukan. Itu menunjukkan siapa yang mengawasi atas siapa dan bagaimana bermacam – macam satuan organisasi saling dihubungkan. Itu menunjukkan garis – garis besar komunikasi, pelimpahan wewenang dan tanggung jawab ke bawah, dan tanggung jawab ke atas).

Source : Diktat Kuliah “Asas-Asas Manajemen”
Dosen : Imam Supardi

Leave a Reply